Cara Memulai Usaha Laundry
Bisnis

10 Cara Memulai Usaha Laundry Dari Nol Untuk Pemula

Cara Memulai Usaha Laundry – Bisnis Laundry adalah salah satu bisnis yang populer dan potensial saat ini. Saya pikir secara jangka panjang, bisnis laundry juga masih akan potensial. Hanya saja, mungkin ada berbagai perubahan model bisnis di masa mendatang

Sebagai contoh, saat saya mengunjungi Korea Selatan, terdapat beberapa Laundry yang saya temukan. Namun, berbeda dengan di Indonesia, bisnis Laundry di Korea Selatan berkembang dengan model bisnis self-service. Konsumen mengoperasikan mesin cuci dan mesin pengering secara mandiri. Tidak ada karyawan yang bertugas secara terus menerus. Mungkin karyawan ada namun tidak stand by seperti di Indonesia. Semua operasional dilakukan secara mandiri oleh konsumen

Tapi, secara umum, hal ini menunjukkan akan potensi dari bisnis Laundry. Meski masyarakat di masa mendatang lebih maju, kebutuhan akan bisnis Laundry sepertinya akan terus ada.

Lalu, pertanyaannya, bagaimana cara memulai usaha Laundry dari nol untuk pemula? Nah, pada kesempatan kali ini, melalui readism.io, saya ingin berbagi 10 tips memulai usaha Laundry untuk pemula

10 Cara Memulai Usaha Laundry Dari Nol Untuk Pemula

1. Menganalisa Kompetitor

cara memulai usaha laundry rumahan

Jika kamu hendak membuat usaha Laundry di suatu tempat yang sudah terdapat satu atau lebih usaha Laundry beroperasi, maka kamu perlu memperhatikan Kompetitor kamu. Kamu perlu menuliskan kelebihan dan kekurangan dari kompetitor – kompetitor kamu menurut pendapat kamu sendiri dan mungkin pendapat orang sekitar kamu.

Saya sendiri seringkali menganalisa kompetitor setiap kali ingin membuka suatu usaha. Dengan menganalisa kompetitor, kita bisa tahu tentang prospek usaha, value yang belum ada dari usaha tersebut, dan berbagai hal lainnya. Saya tidak segan berbincang – bincang dengan karyawan kompetitor tersebut (dengan alasan apapun) untuk mendapatkan informasi yang saya butuhkan. Bagi kamu yang juga hendak mencoba menganalisa kompetitor usaha Laundry yang kamu ingin jalankan, kamu bisa mencari informasi – informasi sebagai berikut

  1. Perkiraan jumlah konsumen harian / bulanan
  2. Perkiraan pendapatan harian / bulanan
  3. Estimasi biaya pengeluaran
  4. Harga jual kompetitor
  5. Kualitas pengerjaan kompetitor
  6. Jam operasional kompetitor

Jika enam informasi tersebut bisa kamu dapatkan, cukup bagi kamu dalam menyusun rencana bisnis Laundry yang akan kamu mulai

2. Menentukan Segmentasi Pasar

usaha laundry kiloan

Segmentasi pasar yang umum membuat kita tidak fokus dalam menyusun rencana pemasaran. Bagi bisnis Laundry, ada beberapa segmentasi pasar yang bisa kamu dapatkan seperti keluarga, mahasiswa, pekerja, dan sebagainya. Dari sekian banyak segmentasi pasar, masing – masing memiliki perbedaan yang akan mempengaruhi banyak hal dalam bisnis Laundry kamu seperti harga jual, kecepatan pengerjaan, kualitas pengerjaan, dan sebagainya

3. Menentukan Lokasi Usaha

Pada dasarnya, di zaman modern saat ini, lokasi tidak begitu menjadi hal yang penting. Namun, sebagai usaha baru, saya pikir butuh lokasi yang strategis. Jika kamu mendapatkan lokasi yang kurang strategis, kamu perlu menganggarkan budget lebih besar untuk biaya marketing. Dalam memilih lokasi, kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut

  1. Kemudahan Akses Dengan Konsumen
    Semakin mudah diakses oleh konsumen dengan beberapa cara akses seperti menggunakan motor, mobil, angkot, jalan kaki, dan sebagainya akan membuat lokasi tersebut secara umum semakin baik
  2. Biaya Dan Sistem Sewa
    Kamu juga perlu mempertimbangkan soal biaya sewa karena biaya sewa termasuk fix cost yang akan tetap wajib kamu bayar meski performa bisnis Laundry kamu tidak atau belum maksimal. Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan sistem sewa. Saya sendiri lebih memilih sewa tahunan untuk menghindari potensi kerugian pada tahun pertama. Meski jika performa bisnis bagus, saya akan mencoba melakukan negosiasi untuk melakukan sewa dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun
  3. Keamanan
    Keamanan dari lokasi juga hal yang penting. Kamu perlu mempertimbangkan keamanan dari lokasi usaha kamu dari potensi kejahatan dan sejenisnya

4. Menyusun Value / Nilai Usaha Laundry

bisnis laundry kiloan

Saya sendiri selalu membuat visi dan misi dari bisnis yang saya buat. Visi dan Misi ini membuat bisnis yang akan kita laksanakan memiliki tujuan dan target yang terarah. Visi dan misi ini membuat bisnis kita memiliki value / nilai kuat yang membuat kamu memiliki positioning yang berbeda jika kamu bandingkan dengan kompetitor kamu. Beberapa value yang mungkin bisa kamu ciptakan

  1. Pengerjaan lebih cepat dan rapih
  2. Karyawan yang lebih ramah
  3. Nota / Bill yang lebih transparan
  4. Penyediaan fasilitas penjemputan dan atau pengantaran
  5. Packaging hasil yang lebih bagus atau unik
  6. Harga yang lebih murah
  7. Bonus Loyalitas
  8. Variasi sistem pembayaran (cash, EDC, Pembayaran Digital, dll)

5. Menyusun “Financial Forecast”

Dalam memulai usaha, kamu harus membuat rencana keuangan mulai dari estimasi pendapatan dan pengeluaran hingga perkiraan modal yang kamu butuhkan. Kamu harus menyusun beberapa target dan anggaran seperti

  1. Target Pendapatan
  2. Biaya Pengeluaran seperti gaji karyawan, operasional, bahan baku, dsb
  3. Target keuntungan
  4. Kebutuhan modal dan investasi

Perencanaan Keuangan ini bisa kamu perbaiki secara berkala dan menjadi target kamu di masa mendatang

6. Menentukan Harga Jual

Saya sering mengatakan jika menentukan harga jual adalah seni tersendiri dari sebuah bisnis. Harga yang murah tidak selalu akan memastikan kamu akan lebih berhasil dibandingkan kompetitor kamu yang memiliki harga lebih mahal

Dalam menentukan harga jual, kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal seperti

  1. Biaya
  2. Harga Kompetitor
  3. Value / Nilai yang menjadi kelebihan bisnis kamu dibandingkan dengan kompetitor
  4. Segmentasi yang kamu ambil juga mempengaruhi harga yang kamu tetapkan
  5. Target Pendapatan

Kalau saya, minimal lima hal di atas menjadi pertimbangan dalam menentukan harga jual sebuah produk atau jasa kepada konsumen. Kamu juga bisa menggunakan pertimbangan – pertimbangan di atas untuk menentukan harga jual usaha laundry kamu per kilogram atau per satuan tertentu

7. Merekrut Karyawan Yang Berkualitas

usaha laundry kiloan

Karyawan adalah salah satu instrument penting dalam perjalanan sebuah bisnis. Merekrut karyawan yang berkualitas adalah salah satu tantangan tersendiri bagi seorang pengusaha. Hal ini karena karyawan yang menjadi ujung tombak dari sukses atau gagalnya operasional bisnis kita. Jika kamu merekrut karyawan dengan asal – asalan, kemungkinan kamu mendapatkan karyawan dengan kualitas seadanya atau bahkan buruk menjadi sangat tinggi. Jangan sia – siakan gaji yang kamu bayar kepada seorang karyawan jika performa karyawan tersebut tidak bisa maksimal

Oleh karena itu, kamu harus membuat sistem seleksi yang matang agar bisa mendapatkan karyawan berkualitas. Kamu juga perlu memantau secara berkala performa karyawan yang sudah kamu rekrut. Selain urusan rekrutmen, masih banyak sekali hal yang harus kamu urus dari karyawan yang bekerja dalam bisnis kamu seperti pengembangan, konsistensi, dan sebagainya

8. Menyusun Strategi Pemasaran

Bisnis Laundry merupakan bisnis yang cukup menjamur saat ini. Kemudahan dalam mengoperasikan bisnis ini membuat orang bisa dengan mudah membangun dan menjalankan bisnis Laundry ini. Oleh karena itu, kamu harus memiliki strategi pemasaran yang tepat agar bisa bersaing dengan para kompetitor dan mendapatkan konsumen – konsumen yang loyal. Kamu harus menyusun strategi marketing yang berkelanjutan sehingga konsumen kamu bisa terus bertambah dan performa usaha Laundry kamu bisa semakin baik seiring bertambah waktu

9. Menyusun Rencana “Opening”

tips usaha laundy

Bagi saya pembukaan sebuah bisnis menjadi salah satu hal yang sangat penting. Seorang pengusaha harus bisa memanfaatkan momentum tersebut dengan sebaik mungkin. Oleh karena itu, rencana yang matang dalam proses opening sebuah bisnis adalah hal yang penting harus kamu persiapkan secara matang. Nah kamu harus menyusun rencana yang matang mulai dari urusan operasional, promo, keuangan, karyawan, hingga urusan teknis di lapangan

Jika tidak, aktivitas opening bisnis kamu tidak akan berjalan maksimal dan bisa saja mempengaruhi performa bisnis kamu ke depannya

10. Membuat Laporan Dan Evaluasi Berkala

Sejak mulai beroperasi, kamu tentu harus melakukan evaluasi secara berkala mulai dari evaluasi harian, bulanan, hingga tahunan. Evaluasi ini kamu butuhkan agar kamu tau mana hal – hal yang perlu kamu perbaiki dari bisnis kamu. Dengan membuat laporan bisnis secara berkala, kamu akan tau bagian – bagian mana yang perlu kamu perbaiki dan kembangkan dari bisnis kamu

Demikianlah sajian kami mengenai 10 langkah atau cara memulai usaha laundry dari nol untuk pemula. Semoga sajian ini bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *