Cara Promosi Usaha Kerajinan Tangan
Bisnis

12 Cara Promosi Usaha Kerajinan Yang Efektif

Cara Promosi Usaha Kerajinan – Usaha kerajinan adalah salah satu jenis usaha yang relatif masih bertahan terutama di daerah. Ada sekian banyak usaha kerajinan tangan di Indonesia seperti kerajinan tas, mainan, aksesoris, perhiasan, dan sebagainya. Dari segi bahan yang dipakai juga beragam seperti dari kertas, bambu, kayu, akar, atau bahkan limbah berbentuk bangun datar yang ada di lingkungan kita

Namun, salah satu tantangan dalam usaha ini adalah bagaimana cara mempromosikannya. Tidak sedikit saya menemukan pengusaha kerajinan yang kesulitan dalam mempromosikan usaha kerajinan tangan yang mereka kelola. Sebagian dari mereka juga kerap melakukan cara promosi lama yang kurang mengikuti perkembangan zaman. Padahal, secara kualitas, usaha kerajinan tangan kerap memiliki nilai yang tinggi

Nah, pada kesempatan kali ini, readism.io akan menjelaskan cara melakukan promosi usaha kerajinan tangan

12 Cara Promosi Usaha Kerajinan Tangan Yang Efektif

1. Media Sosial

Saat ini, hampir setiap usaha menggunakan media sosial sebagai salah satu strategi promosi. Tanpa terkecuali juga dengan usaha kerajinan. Dengan menggunakan media sosial, kamu bisa punya media sendiri dimana kamu bisa mempromosikan produk kamu. Ketika ada orang yang tertarik dengan usaha kamu, maka orang bisa mengikuti media sosial kamu sehingga mereka bisa mendapatkan update terbaru tentang produk usaha kamu

2. Search Engine

Salah satu situs search engine atau mesin pencari yang populer di Indonesia saat ini adalah Google. Meski sama – sama perangkat online, namun search engine memiliki perbedaan yang cukup mendasar jika kamu bandingkan dengan media sosial. Mesin pencari lebih mendatangkan pengunjung yang mencari khusus hal – hal yang mereka butuhkan saat itu

Sebagai contoh, ada seseorang yang mencari tahu tentang kerajinan tas namun belum pernah tau sama sekali usaha kerajinan yang ada, maka ia akan mencarinya di mesin pencari. Jika mereka kemudian menemukan media sosial atau website kamu, maka mereka akan mengunjunginya

Dengan promosi menggunakan mesin pencari, kamu bisa menemukan orang – orang yang mencari usaha kerajinan yang terkait dengan usaha kamu. Biasanya, ini akan jauh lebih potensial menciptakan penjualan bagi usaha kamu secara langsung

3. Endorsement

Melakukan endorse menggunakan tokoh publik yang masyarakat kenal adalah salah satu yang bisa kamu lakukan. Dengan menggunakan tokoh publik seperti artis, pejabat, penyanyi, tokoh masyarakat, dan sebagainya, kamu bisa memperkenalkan usaha kerajinan dari lingkunganmu kepada masyarakat luas

Meski terkadang endorsment membutuhkan biaya yang besar, namun tidak sedikit tokoh publik yang memperingan biaya ini dalam rangka sosial membantu pengusaha kerajinan di Indonesia. Kamu harus memberanikan diri untuk mengontak sejumlah orang terkenal di media sosial dan memberikan penawaran kepada mereka. Jangan menyerah jika terdapat tokoh yang menolak. Tetap mencari dan menawarkan, niscaya akan ada beberapa tokoh yang bersedia asalkan value produk kamu sesuai dengan mereka

4. Bazar / Pameran

Bazar atau pameran juga cari cara promosi usaha kerajinan. Meski terkesan konvensional, namun nyatanya, strategi ini masih cukup efektif. Kamu harus melakukan update informasi bazar / pameran secara berkala yang akan ada di Indonesia. Namun, kamu tetap harus melakukan seleksi terkait bazar atau pameran yang akan kamu ikuti. Jangan sampai event tersebut tidak cocok dengan usaha kamu sehingga upaya kamu terkesan sia – sia

5. Outlet

Meski akan mengeluarkan budget yang tidak sedikit, namun outlet sejatinya merupakan bagian dari strategi marketing. Outlet mempermudah orang yang tertarik pada produk kerajinan tangan kamu untuk mendapatkannya. Mereka sewaktu – waktu bisa mengunjungi outlet kamu. Bargaining position usaha kamu juga terkesan lebih tinggi dengan adanya outlet yang bisa konsumen kunjungi

Pada dasarnya outlet tidak selalu harus kamu dirikan di pusat keramaian atau lokasi strategis, namun juga bisa di daerah yang tergolong biasa saja. Namun, mendirikan outlet di pusat keramaian atau lokasi strategis tentu jadi benefit tersendiri bagi penjualan kamu. Meski demikian, kamu harus menyediakan anggaran yang lebih jika harus mendirikan outlet di lokasi yang strategis

6. Advertising

Melakukan advertising atau iklan di media yang ramai dikunjungi orang adalah salah satu strategi marketing produk usaha kerajinan. Iklan yang kamu lakukan bisa dalam bentuk poster atau banner, bisa juga berbentuk ulasan produk. Aktivitas iklan ini bisa kamu lakukan di media offline seperti majalah atau koran, dan bisa juga di media online seperti media massa online nasional, majalah online, blog ternama, dan sebagainya

7. Partnership

Melakukan kerjasama baik dengan personal ataupun komunitas / perusahaan menjadi salah satu strategi pemasaran produk usaha kerajinan yang bisa kamu lakukan. Ada berbagai macam bentuk yang bisa kamu lakukan saat ini seperti brand ambassador, kemitraan, dan sebagainya

8. Sponsorship

Jika kamu memiliki anggaran yang cukup, kamu bisa melakukan sponsorship pada lingkungan yang memiliki target market sama dengan usaha kamu. Selain dalam bentuk uang, sponsorship juga bisa kamu berikan dalam bentuk produk seperti cenderamata. Biasanya sponsporship dilakukan pada event – event tertentu yang kemungkinan besar akan banyak masyarakat kunjungi. Cara promosi usaha kerajinan ini biasanya digunakan oleh brand – brand yang besar dan memiliki budget yang cukup untuk melakukan program sponsorship

9. Stand

Kamu juga bisa membuat stand – stand semi permanent di berbagai pusat keramaian. Hal ini agar semakin banyak orang yang mengetahui produk kamu. Selain itu, kamu juga bisa menargetkan penjualan menggunakan stand ini. Saya sendiri kerap menemukan stand kerajinan usaha di beberapa pusat perbelanjaan seperti Mall. Namun, saya kurang tau pasti bagaimana sistem kerjasama kedua belah pihak

10. Website

Jika media sosial memiliki keterbatasan, maka website bisa menjadi salah satu pilihan kamu. Dengan membuat website sendiri, kamu bisa mengatur sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu. Namun, tidak seperti media sosial, membuat website yang bagus membutuhkan biaya jika kamu tak bisa mengerjakannya sendiri. Selain itu, kamu juga perlu mengalokasikan anggaran agar website kamu terus bisa diakses masyarakat luas

11. Konsinyasi

Jika kamu belum mampu mendirikan outlet sendiri, kamu bisa melakukan konsinyasi dengan outlet lain. Mungkin istilah yang lebih awam adalah ‘titip jual‘. Ini cukup menghemat budget. Sebenarnya ada juga sistem jual putus, namun jika produk kamu masih tergolong baru dan belum banyak orang ketahui, sangat jarang ada orang yang berani untuk jual putus. Oleh karena itu, sistem konsinyasi jadi salah satu alternatif yang menarik

12. Keagenan

Strategi ini adalah salah satu strategi yang sistemnya terus berkembang saat ini. Meski secara online menggunakan istilah berbeda seperti reseller, dropship, distributor, dsb, namun sistem ini relatif berkembang atas dasar yang sama yakni keagenan. Menggunakan kerjasama pihak ketiga baik dalam bentuk agen, reseller, distributor, dropshiper, dll merupakan salah satu opsi cara promosi yang efektif

Demikanlah penjelasan kami mengenai cara melakukan promosi usaha kerajinan tangan. Sebenarnya masih banyak strategi pemasaran / marketing lain yang bisa kamu lakukan. Namun, 12 strategi di atas sepertinya cukup mewakili puluhan atau ratusan strategi marketing lainnya. Kamu juga perlu menyesuaikan dengan kondisi produk dan lingkungan kamu agar strategi di atas lebih efektif dan sesuai dengan usaha kerajinan kamu. Semoga sajian ini bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *