Kata Bijak Sujiwo Tejo
Motivasi, Quotes

17 Kata Bijak Sujiwo Tejo Terbaik Dan Terpopuler

Kata Bijak Sujiwo Tejo – Ada banyak fase dalam kehidupan. Setiap fase memiliki tujuan tersendiri. Salah satunya adalah fase percintaan yang terkadang membuat orang lupa akan kehidupannya di dunia. Banyak fase lainnya yang memang berkaitan dengan kehidupan. Setiap ucapan atau tutur kata seseorang bisa menjadi sebuah motivasi dan semangat hidup untuk menjalani setiap fase kehidupan. Kata bijak Sujiwo Tejo misalnya, yang membuat banyak orang tertegun dan terkesan

Banyak kata-kata motivasi yang sempat diutarakan oleh salah satu toko legenda ini. Sujiwo Tejo merupakan sebuah nama yang sudah tidak asing lagi jika diperbincangkan. Tokoh yang kental akan kebudayaan ini seorang seniman yang memiliki talenta luar biasa. Tanpa sadar banyak tutur katanya yang menjadi inspirasi banyak orang

Baca Juga : 17 Kata Bijak Soekarno Terbaik Dan Terpopuler

Hidup dan kehidupan memang sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kita hidup agar ada sebuah kehidupan dan kehidupan ada karena ada makhluk yang hidup. Setiap fase dalam kehidupan akan menimbulkan sebuah rasa. Entah itu marah, kecewa, sedih, bahagia, hingga putus asa. Hal tersebut memunculkan sebuah istilah yang bernama motivasi. Banyak tokoh dunia yang memberikan kata-kata motivasi untuk menjalani hidup agar kehidupan lebih baik.

Kumpulan Kata Bijak Sujiwo Tejo

Secara umum, Sujiwo Tejo merupakan seniman yang memiliki banyak bakat. Beliau tidak hanya bisa mendalang, tetapi juga bisa menyanyi dan memainkan beberapa alat musik. Bahkan sebagian kata-kata yang diucapkan dianggap sebagai motivasi atau inspirasi.

Beberapa kalimat tersebut menjadi sebuah kata bijak Sujiwo Tejo. Kata-kata tersebut bisa dibilang sebuah inspirasi yang bisa menjadi motivasi bagi seseorang. Setiap kata-kata pasti memiliki sebuah makna yang didasarkan pada kehidupan. Begitupun dengan beberapa kata-kata dari Sujiwo Tejo yang memiliki banyak makna bagi kehidupan

Sebagai seorang seniman, Sujiwo Tejo pernah mengisi beberapa acara di stasiun pertelevisian. Namanya cukup terkenal hingga pernah mengisi beberapa pengajian dan berkolaborasi dengan Cak Nun. Kata-kata dari Sujiwo Tejo memiliki gaya dan karakteristik tersendiri

Bahkan setiap kata bijak Sujiwo Tejo memiliki kaitan yang sangat dalam dengan kehidupan. Bahkan tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa Sujiwo Tejo merupakan pujangga cinta melalui beberapa kalimatnya.
Banyak kalimat-kalimat yang menjadi motivasi banyak orang. Berikut ini beberapa kata-kata bijak dari seniman terkenal Sujiwo Tejo

1. Kerinduan Karena Jarak

“Rindu dikalikan jarak sama dengan aku”

Banyak sekali pasangan yang dibanjiri rasa rindu akibat terpisah oleh jarak. Jarak dan waktu memang sangat berpengaruh dalam hubungan seseorang. Kata-kata ini sangat menggambarkan bagaimana seseorang yang menahan rindu namun harus terhalang oleh jarak

Tidak sedikit orang yang memilih untuk mengakhiri hubungan dengan alasan jarak. Namun sebenarnya jarak yang membuat pasangan saling menguatkan. Rindu adalah ujian dan resiko dari sebuah tuntutan jarak. Jadi, rindu memang sebuah bagian dari hidup yang hampir semua orang merasakannya akibat sebuah jarak

2. Sulit Memaafkan

” Karena hanya kebekuan yang susah memaafkan”

Memaafkan merupakan hal yang harus dilakukan dan pemaaf adalah sifat yang harus dimiliki oleh seseorang. Namun ketika hati sudah beku, maka akan sulit untuk memaafkan sekuat apapun usaha kita untuk meminta maaf

Hati yang beku memang sulit untuk memaafkan apalagi jika memang tidak memiliki rasa kasihan atau rasa sakitnya sudah terlalu dalam. Kata bijak ini memang sangat menyentuh banyak orang terlebih lagi jika dalam hal memaafkan.

3. Arti Senyuman

” Tidak tersenyum lebih kejam daripada pembunuhan”

Kata-kata ini memberikan sebuah inspirasi bahwa hidup perlu senyuman. Seburuk apapun kehidupan dan masalah yang dihadapi akan lebih baik ditambah dengan senyuman

Seperti kata bijak Sujiwo Tejo ini yang mengatakan bahwa tidak tersenyum lebih kejam dari sebuah pembunuhan. Bisa diartikan bahwa hidup akan lebih bermakna jika ada sebuah senyuman

Namun apabila tidak ada senyuman, maka bisa diibaratkan dengan pembunuhan bahkan lebih kejam dari pembunuhan itu sendiri

4. Kehidupan yang Penuh Sandiwara

” Hidup di alam fana adalah hidup di alam sandiwara”

Hidup di dunia fana memang sementara, namun banyak kisah dan juga tragedi. Bisa dibilang semua itu hanyalah sandiwara. Mempercaya, tetapi malah diperdaya.
Hal inilah yang membuat hidup layaknya sebuah sandiwara yang sangat ramai diperankan. Banyak orang yang lebih menunjukkan peran aktingnya daripada peran aslinya sehingga tidak sedikit orang yang tertipu.
Kata-kata ini menggambarkan bahwa dunia fana hanya dipenuhi oleh sandiwara karena memang banyak orang yang bertingkah tidak sesuai dengan kenyataannya.

5. Wibawa Seorang Laki-Laki

“Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan”

Laki-laki memang diciptakan untuk mendampingi wanita. Namun adakalanya seorang laki-laki harus berwibawa di hadapan seorang wanita dengan mempersilakan pundaknya untuk menyangga tangisan perempuan.

Kata-kata ini menunjukkan bahwa seorang laki-laki harus bisa membuat seorang wanita bahagia dan tidak menangis. Sebagai seorang pasangan, laki-laki harus mengurangi atau menghilangkan kesedihan seorang wanita. Bagaimanapun juga seorang wanita butuh dikuatkan oleh seorang laki-laki.

6. Arti Tangisan Perempuan

“Tuhan menciptakan tangis perempuan agar laki-laki melupakan tangisnya sendiri”

Setiap perempuan pasti pernah menangis di hadapan seorang laki-laki. Namun tangisan perempuan memiliki arti yang begitu dalam. Terutama arti bagi seorang laki-laki

Ketika perempuan menangis di hadapan seorang laki-laki, maka itu menujukkan bahwa seorang laki-laki harus bersikap tangguh dan kuat karena ada wanita yang perlu dikuatkan. Sehingga laki-laki tersebut akan lupa dengan tangisannya sendiri

Seperti kata bijak dari Sujiwo Tejo bahwa tangisan perempuan memang diciptakan agar laki-laki lupa dengan tangisannya sendiri. Karena perempuan yang menangis perlu dikuatkan dan seorang laki-laki harus kuat tidak boleh menangis di hadapan perempuan.

7. Kesabaran

“Harusnya kesabaran itu seperti keinginan, tak ada batasnya. Yang bertapal batas cuma kebutuhan”

Selain memaafkan, hidup juga memerlukan kesabaran. Kunci hidup yang penuh makna adalah kata sabar. Dengan kesabaran, kita mampu mengikhlaskan dan hidup akan menjadi lebih tentram.

Banyak orang yang kehilangan kesabaran dan mulai berkata bahwa kesabarannya sudah habis. Namun akan lebih baik jika kesabaran disamakan dengan keinginan, tidak akan ada habisnya.

Motivasi Sujiwo Tejo dengan kata-katanya bahwa kesabaran seharusnya seperti keinginan tanpa ada batas. Sedangkan yang berbatas adalah kebutuhan. Lebih tepatnya adalah kebutuhan hidup yang akan dipenuhi seseorang.

8. Moral

“Bau sampah kulit udang bagiku lebih enak ketimbang bau orang yang sok bermoral padahal bajingan”

Berbicara mengenai moral memang kini banyak sekali orang bermoral. Namun moral hanya digunakan untuk menjaga reputasi. Padahal kenyataannya banyak orang tidak bermoral mengatasnamakan moral untuk menutupi kebohongannya

Kata bijak Sujiwo Tejo tersebut memberikan sebuah pengertian bahwa orang yang mengatasnamakan moral baunya lebih busuk dari kulit udang sekalipun. Banyak orang yang memang menggunakan kebaikan dan tanggung jawab untuk keperluan tertentu

Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan amanah yang diemban. Oleh karena itu, orang yang sok bermoral dikatakan lebih bau dibandingkan sampah kulit udang.

9. Ketabahan Seorang Perempuan

“Tabahlah seperti perempuan, saban hari memandikan anak, tapi tidak pernah menuntut adanya mesin cuci anak”

Dalam hidup juga diperlukan ketabahan. Hal ini untuk mengurangi rasa kesusahan karena kurangnya syukur terhadap anugerah Tuhan.

Berbicara mengenai ketabahan, kita bisa belajar dari seorang wanita atau lebih tepatnya seorang ibu. Kata bijak Sujiwo Tejo mengatakan bahwa seorang wanita memang selalu tabah. Terlebih lagi, jika harus memandikan anak setiap hari dan tidak pernah mengeluh untuk membelikannya mesin cuci anak.

Hal ini memiliki arti bahwa seorang wanita memang sangat tabah hingga tidak pernah mengeluh dengan apa yang dimiliki dan dikerjakannya sekarang. Oleh karena itu, setiap orang perlu mencontoh ketabahan ibu dalam merawat dan membesarkan anak

10. Takdir Hidup

“Hidup itu seperti pagelaran wayang, dimana kamu menjadi dalang atas naskah semesta yang dituliskan oleh Tuhan mu”

Hidup memang berjalan sesuai dengan naskah yang dituliskan oleh Tuhan. Sebagai manusia, kita hanya perlu berusaha dan tidak perlu mengumpat karena hidup tidak sesuai dengan keinginan

Karena belum tentu hal yang diinginkan akan lebih baik dibandingkan dengan yang telah digariskan oleh Tuhan. Sebagai manusia, akan lebih baik jika kita menerima kehendak Tuhan apapun kondisi dan resikonya

Tuhan sudah menuliskan takdir terbaik. Namun banyak manusia yang lebih memilih untuk mengeluh. Padahal naskah yang ditulis oleh Tuhan jauh lebih baik dengan keinginan manusia yang belum pasti

11. Rindu

“Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling telpon, SMS, BBM, tetapi keduanya diam-diam saling mendoakan”

Rasa rindu memang seringkali muncul diantara beberapa pasangan dikarenakan jarak. Biasanya rindu akan terobati jika sudah terjalin komunikasi. Mulai dari percakapan virtual seperti telepon, SMS, atau yang lainnya.
Namun menurut Sujiwo Tejo puncak kerinduan adalah dua orang yang tidak berkomunikasi sama sekali namun keduanya saling mendoakan secara diam-diam

12. Proses Menuju Hasil

“Proses sama pentingnya dibanding hasil. Hasilnya nihil tak apa. Yang penting sebuah proses telah dicanangkan dan dilaksanakan”

Kata bijak Sujiwo Tejo ini memang membangun semangat bagi mereka yang sedang berusaha dan berproses untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tidak sedikit dari mereka yang takut akan kegagalan. Bahkan memilih untuk mundur sebelum mencoba untuk berusaha dan berproses. Hampir semua orang takut untuk mencoba. Namun yang lebih tepat adalah takut jika nantinya akan gagal meskipun sudah berusaha dengan tekun

Dalam sebuah perjuangan memang diperlukan hal yang berpengaruh untuk membangun semangat dan kegigihan. Hasil merupakan perjuangan dari sebuah proses. Oleh karena itu, pasrahkan bagaimana hasilnya namun tetap melakukan yang terbaik

Dengan begitu, akan terlihat bagaimana proses yang begitu sempurna dan tekad kuat dalam memperoleh hasil yang ingin dicapai. Hal terpenting adalah membangun proses yang maksimal agar mendapatkan hasil yang memuaskan

13. Sudut Pandang

“Orang hidup, termasuk saya, toh lebih sering memperhatikan wajah dan sifat-sifat orang lain ketimbang detail-detail selebihnya”

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa hidup adalah sandiwara. Begitupun dengan sudut pandang setiap orang. Sudut pandang setiap orang akan berbeda-beda sesuai dengan cara pandang masing-masing.

Kehidupan akan memberikan banyak sekali sudut pandang dari perspektif yang berbeda. Banyak orang yang lebih seiring memperhatikan wajah dan sifat orang tersebut tanpa melihat sisi lain. Padahal banyak orang yang tidak tahu menahu mengenai sisi lain orang yang dipandang. Hal ini juga merupakan pelajaran yang harus diperhatikan bahwa jangan menilai seseorang dari luarnya saja.

14. Perjuangan

“Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu”

Perjuangan merupakan bagian dari kehidupan. Setiap apapun yang diinginkan pasti membutuhkan perjuangan atau yang lebih dikenal dengan usaha. Perjuangan akan lebih bermakna jika dilakukan dengan maksimal tanpa ada kecurangan sedikitpun. Dalam perjuangan diperlukan keseriusan.

Dalam sebuah perjuangan tidak ada yang namanya bercanda atau sekedar mainan. Tidak perlu berlagak atau bersandiwara untuk mendapatkan perhatian. Tidak perlu berlari agar nantinya dikejar karena hal tersebut hanya akan mempersulit diri sendiri. Lebih baik berjuang dengan kemampuan yang sudah disediakan dan tidak perlu menggunakan cara lain agar mendapatkan perhatian

15. Ketulusan Cinta

“Banyak orang pacaran, seabrek menikah, tapi cuma segelintir yang sempat mengalami cinta”

Hidup juga penuh dengan rasa cinta. Namun sedikit orang yang bisa merasakan ketulusan cinta. Kata bijak ini memang sangat memotivasi banyak orang. Terlebih lagi diperuntukkan bagi orang yang menjalin asmara. Memang kini banyak orang yang pacaran, kemudian banyak orang yang melanjutkan ke pernikahan. Namun hanya beberapa orang saja yang merasakan cinta yang sesungguhnya.

Banyak orang yang menjalin hubungan karena tidak bisa membedakan rasa cinta yang sesungguhnya. Kebanyakan orang yang menjalin hubungan karena bermain cinta. Hal inilah yang membuat seseorang tidak bisa merasakan cinta yang sesungguhnya dan hubungannya berakhir dengan cepat

16. Tanggung Jawab Laki-Laki

“Di negeri yang baik, airmata tak pernah dihapus oleh tisu tapi oleh tangan kekasih”

Laki-laki diciptakan tidak hanya menjadi pendamping seorang perempuan tetapi juga sebagai penglipur lara. Kata bijak Sujiwo Tejo menuturkan bahwa air mata wanita lebih baik dihapus dengan tangan laki-laki dibandingkan dengan sehelai tisu. Hal tersebut membuktikan bahwa seorang laki-laki harus memiliki tanggung jawab yang kuat dan memang harus menjadi penglipur hati seorang wanita.

Akan lebih baik jika air mata seorang wanita dihapus dengan tangan laki-laki. Hal tersebut membuktikan bahwa seorang laki-laki harus memiliki tanggung jawab

17. Arti Cinta

“Cinta itu ga pake itung-itungan. Kalo udah mulai mikir pengorbanan itu namanya kalkulasi”

Dalam hidup juga mengenal yang namanya cinta. Namun sedikit orang yang mengetahui arti cinta sesungguhnya. Banyak orang yang hanya mengenal cinta hanya sebagai kalkulasi. Hampir semua orang beralasan bahwa cinta yang dimiliki saat ini beralasan “karena”

Padahal cinta tidak beralasan dan tidak membutuhkan alasan. Namun banyak orang yang mencintai dengan sebuah alasan. Berbagai kata bijak dari Sujiwo Tejo diatas mengajarkan bahwa seseorang memang harus memiliki motivasi dalam hidup. Khususnya untuk kehidupan dan juga cinta. Tidak sedikit orang yang lemah dan menyerah akibat cinta dan kehidupan. Kedua fase ini memang harus seimbang agar hidup lebih harmonis.

Kumpulan kata bijak diatas mengajarkan banyak hal dan setiap kata atau kalimat yang disampaikan memiliki makna tersendiri. Makna yang memiliki arti sangat dalam bagi kehidupan dan cinta. Kata bijak Sujiwo Tejo memang sangat menyayat dan menyentuh hati. Terlebih ketika berkaitan dengan urusan percintaan. Tidak heran jika banyak orang yang menganggap Sujiwo Tejo sebagai pujangga cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *