Ponsel Favorit Para Penjahat
Berita, Smartphone

Ini Ponsel Favorit Para Penjahat

readism.io – Ada sebuah wawancara yang dilakukan oleh Business Insider kepada seseorang bandar narkoba asal Brimingham, Inggris. Salah satu yang menarik dari wawancara tersebut adalah ketika memasuki perbincangan mengenai ponsel favorit yang biasa digunakan oleh para penjahat yang berada pada jaringannya yang tersebar di seluruh dunia

Bandar narkoba yang berinisial ‘K2′ ini menyatakan bahwa dia bersama rekan-rekan penjahat jaringannya yang dia kenal lebih memilih ponsel jadul dibandingkan dengan ponsel keluaran terbaru yang beredar saat ini. Salah satu yang favorit di kalangan mereka adalah ponsel Nokia 821

Baca Juga : Charger Baterai HP Kamu Lama? Ini 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya

K2 kemudian menyebutkan alasan mereka memilih ponsel jadul ini. Alasannya sangatlah sederhana. Mereka merasa dengan menggunakan ponsel ini lebih aman dan tersembunyi dari pengawasan pihak berwajib. Berbeda dengan ponsel-ponsel canggih yang beredar sekarang. Dengan teknologi GPS, sambungan internet, Wifi, Bluetooth, dan berbagai fitur canggih lainnya yang disematkan dalam ponsel, seseorang tentu bisa dengan mudah dilacak. Bagi mereka yang terpenting dari sebuah ponsel hanyalah fitur sms dan telepon. Fitur lainnya bagi mereka tidak begitu penting.

Pada saat bersamaan juga diwawancara seorang pecandu narkoba. Dia menceritakaan bahwa dia juga pernah memiliki sebuah ponsel nokia 8210. Saat itu ada seorang bandar narkoba mengetahui bahwa ia memiliki ponsel tersebut. Hingga akhirnya dia ditawari untuk menukai ponsel tersebut dengan kokain senilai $50 atau sekitar Rp600 ribuan.

Dari wawancara tersebut, tentang ponsel favorit para penjahat ini, sepertinya kita diingatkan lagi tentang privacy yang semakin sedikit dengan kecanggihan ponsel dan atau smartphone yang berkembang saat ini. Namun kita mungkin tidak sadar dan terjebak dengan hal ini. Kita juga disadarkan bahwa pada dasarnya smartphone berfungsi untuk komunikasi yang saat ini berbagai fitur tambahan melengkapinya mungkin membuat kita lupa terkait fungsi dasar tersebut

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *